Biaya & Harga

Website 500 Ribu vs 2,5 Juta: Apa Bedanya dan Mana yang Anda Butuhkan?

Kami menjual keduanya, jadi kami tidak punya alasan untuk menjelek-jelekkan salah satunya. Website murah bukan berarti website buruk. Pertanyaannya adalah apa yang ingin Anda capai dengan website itu.

Sketsa website satu halaman seharga Rp500 ribu di samping website beberapa halaman seharga Rp2,5 juta

Perbedaan utamanya: jumlah halaman

Hampir semua perbedaan lain berawal dari sini. Website Rp500 ribu biasanya satu halaman panjang: semua informasi ada di satu tempat, dan pengunjung cukup menggulir ke bawah. Website Rp2,5 juta biasanya punya beberapa halaman terpisah, misalnya Beranda, Layanan, Tentang, Galeri, dan Kontak.

Kenapa itu penting? Karena setiap halaman punya peluang sendiri untuk muncul di Google. Satu halaman hanya bisa fokus pada satu atau dua topik. Enam halaman bisa masing-masing menargetkan pencarian yang berbeda, misalnya "jasa renovasi rumah Denpasar" di satu halaman dan "jasa bangun kolam renang Bali" di halaman lain.

Perbandingan berdampingan

Starter Rp500rbBisnis Rp2,5jt
Halaman1 halamanHingga 6 halaman
DesainResponsif, disesuaikan dengan usahaKustom sesuai brand
Domain, hosting, SSL1 tahun1 tahun
Email bisnisTidakYa, misalnya info@namausaha.com
SEOStruktur dasar + Search ConsoleOptimasi dasar per halaman + Google Business Profile
Revisi2 kali4 kali
Pengerjaan5–7 hari kerja10–14 hari kerja
Perpanjangan per tahunRp300.000Rp600.000

Website Rp500 ribu sudah cukup kalau...

  • Pelanggan Anda kebanyakan datang dari mulut ke mulut, Instagram, atau pelanggan tetap, dan website dipakai sebagai "kartu nama" yang bisa dibagikan.
  • Usaha Anda bisa dijelaskan dalam satu halaman: apa yang dijual, harganya, lokasinya, dan cara memesan.
  • Anda baru mulai dan ingin menguji dulu apakah website membantu, sebelum mengeluarkan biaya lebih besar.

Pertimbangkan yang Rp2,5 juta kalau...

  • Anda ingin mendapat pelanggan baru dari pencarian Google, dari orang yang belum pernah mendengar nama usaha Anda.
  • Anda punya beberapa layanan, unit, atau lokasi yang masing-masing perlu dijelaskan sendiri.
  • Anda sering berurusan dengan perusahaan, hotel, atau instansi, di mana email dengan nama domain sendiri terlihat jauh lebih meyakinkan dibanding alamat Gmail.
  • Usaha Anda bersaing di pasar yang ramai, seperti villa, kontraktor, atau klinik, di mana calon pelanggan membandingkan beberapa pilihan sebelum menghubungi.
Soal Google Business Profile: untuk pencarian lokal seperti "laundry dekat sini", profil di Google Maps sering muncul lebih dulu dibanding website. Profil ini gratis dan bisa Anda buat sendiri, apa pun paket yang Anda pilih. Di paket Bisnis, kami yang menyiapkannya untuk Anda. Panduannya ada di artikel SEO untuk UMKM di Bali.

Yang sama di kedua paket

Harga yang lebih murah tidak berarti kami mengambil jalan pintas di hal-hal dasar. Di kedua paket, website Anda tetap cepat dibuka di HP, memakai HTTPS, punya tombol WhatsApp, didaftarkan ke Google Search Console, dan domainnya atas nama Anda. Yang berbeda adalah ruang dan fitur tambahan, bukan kualitas pengerjaannya.

Hitung dari hasil, bukan dari harga

Cara paling sederhana untuk memutuskan: berapa pelanggan baru yang perlu Anda dapat dari website supaya biayanya kembali? Kalau satu pelanggan bernilai Rp500 ribu bagi Anda, paket Bisnis kembali modal setelah sekitar lima pelanggan. Kalau website hanya akan dibagikan ke pelanggan yang sudah kenal Anda, paket Starter lebih masuk akal.

Rincian biaya lengkap, termasuk total biaya 3 tahun, ada di halaman harga pembuatan website.

Masih ragu pilih yang mana?

Ceritakan usaha Anda. Kalau Starter sudah cukup, kami akan bilang begitu.

Tanya via WhatsApp →
Go-Website Studio

Studio jasa pembuatan website berbasis di Denpasar, Bali. Kami menulis dari pengalaman langsung mengerjakan proyek klien, bukan teori umum.

Chat WhatsApp