Dua pilihan, sesuai skala usaha
| Katalog WhatsApp | Toko online penuh | |
|---|---|---|
| Harga | Rp2.500.000 paket Bisnis | Sesuai proyek paket Custom |
| Cocok untuk | Banyak produk dalam beberapa kategori, hingga 6 halaman | Transaksi rutin setiap hari |
| Cara pesan | Tombol WhatsApp per produk | Keranjang dan checkout |
| Pembayaran | Transfer manual setelah chat | Otomatis lewat payment gateway (transfer bank, e-wallet, QRIS) |
| Ongkos kirim | Dihitung saat chat | Bisa dihitung otomatis |
| Domain, hosting, SSL 1 tahun | Termasuk, plus email bisnis | Termasuk |
Kapan katalog WhatsApp sudah cukup
Kalau sebagian besar pembeli Anda masih ingin bertanya dulu sebelum membeli, misalnya soal ukuran, stok, warna, atau pengiriman, maka percakapan itu memang bagian dari proses jualan. Memaksa mereka lewat keranjang belanja malah bisa menurunkan penjualan. Katalog dengan foto yang rapi, harga yang jelas, dan tombol "Pesan via WhatsApp" yang sudah berisi nama produk biasanya jauh lebih efektif untuk:
- Kuliner, kue, dan katering
- Kerajinan, fashion, dan oleh-oleh khas Bali
- Furnitur dan produk yang dibuat sesuai pesanan
- Toko bangunan dan supplier untuk pembeli langganan
Kapan perlu toko online penuh
- Pesanan datang setiap hari dan admin mulai kewalahan membalas chat.
- Pembeli kebanyakan dari luar Bali dan ingin langsung bayar tanpa bertanya.
- Anda butuh stok, laporan penjualan, dan kode diskon yang tercatat otomatis.
Website sendiri atau marketplace?
Jawaban jujurnya: sebaiknya keduanya. Marketplace bagus untuk menjangkau pembeli yang belum mengenal Anda. Website sendiri melengkapi kekurangannya:
- Tidak ada komisi per transaksi. Pembeli yang sudah kenal Anda bisa diarahkan ke website atau WhatsApp, sehingga margin tidak terpotong biaya platform.
- Data pelanggan milik Anda. Nomor WhatsApp dan riwayat pembelian bisa dipakai untuk promosi ke pelanggan lama.
- Tidak bergantung pada aturan platform. Perubahan biaya, algoritma, atau penutupan toko sepihak tidak menghapus usaha Anda dari internet.
- Terlihat lebih profesional. Link namatoko.com di bio Instagram lebih meyakinkan dibanding link marketplace.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa harga pembuatan website toko online?
Website katalog produk dengan halaman per kategori dan tombol pesan via WhatsApp memakai paket Bisnis Rp2.500.000, sudah termasuk domain, hosting, SSL, dan email bisnis tahun pertama. Toko online dengan keranjang belanja, ongkos kirim, dan pembayaran otomatis masuk paket Custom yang harganya disesuaikan dengan jumlah produk dan fitur.
Lebih baik toko online sendiri atau jualan di marketplace?
Sebaiknya keduanya. Marketplace bagus untuk menjangkau pembeli baru, sedangkan website sendiri tidak memotong komisi per transaksi, data pelanggan menjadi milik Anda, dan toko tidak bisa ditutup sepihak karena perubahan aturan platform.
Apakah saya bisa menambah produk sendiri?
Bisa. Kami berikan panduan dan satu sesi pendampingan agar Anda bisa menambah, mengubah, dan menghapus produk sendiri tanpa biaya tambahan.
Berapa produk yang ingin Anda jual?
Ceritakan jumlah produk dan cara Anda berjualan sekarang, kami sarankan pilihan yang paling pas.